PP. Annuqayah Latee II Gelar Acara Penutupan Binasaba Sekaligus Peringatan Hari Besar Islam
Latee II– Pondok Pesantren Annuqayah Latee II menggelar acara Penutupan Bimbingan dan Pembinaan Santri Baru (Binasaba) sekaligus Peringatan Hari Besar Islam (Tahun Baru Hijriyah 1443) pada Senin (09/08). Karena terdapat dua acara yang disatukan maka pesertanya pun bukan hanya santri baru melainkan seluruh santri PP. Annuqayah Latee II. Acara yang dilaksanakan di halaman MA I Annuqayah Putri ini dimulai pukul 20.30 WIB dengan susunan acara; Penampilan Praacara dari salah satu peserta Binasaba, Pembukaan, Pembacaan Ayat-Ayat Suci al-Quran, Pembacaan Salawat Nabi, Prakata Panitia, Sambutan, Ceramah Keagamaan, Pemberian Kenang-Kenangan kepada Penceramah, Pengumuman the Best Binasaba 2021, dan Penutup atau Doa.
Mewakili dewan pengasuh pondok pesantren Annuqayah Latee II, KH. A. Hanif Hasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pesantren Annuqayah sebagaimana telah tertuang dalam misinya, hendak mencetak santri yang meghamba kepada Allah swt. dengan sungguh-sungguh. Maka, sudah menjadi tugas santri untuk belajar dengan sungguh-sungguh di pondok agar bisa menjadi hamba Allah yang benar-benar menghamba. Dan juga santri baru harus kuat berjuang di pondok. “Seorang santri itu diibaratkan seperti pendekar. Bagaimana pendekar? harus belajar dan bertahan di padepokan. Seorang santri juga harus betah dan bertahan di pondok pesantren. Tidak kerasan atau tidak betah itu biasa, tidak usah pulang.” Selain itu, beliau juga membahas tentang hijrahnya Rasulullah saw. dalam rangka memperjuangkan agama Islam yang harus diteladani oleh para santri. Meski bukan lagi berperang seperti ketika zaman Rasulullah.
Selaras dengan hal tersebut, Ustazah Aminatul Kamilia, Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee II periode 2020-2022 dalam sambutannya juga menyinggung tentang sejarah dan perbedaan antara tahun baru Hijriah dan Masehi. “Tahun baru Hijriah dimulai atau dihitung sejak hijrahnya Rasulullah saw. Cara menghitung kalender Hijriah dan Masehi juga berbeda, jika kalender masehi dihitung dari terbitnya matahari sementara kalender hijriah dihitung sejak terbitnya bulan.” setelah sambutan selesai acara dilanjutkan dengan Ceramah Keagamaan oleh KH. Ach. Maimun Syamsuddin, salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Kusuma Bangsa.
Acara Penutupan Binasaba dan Peringatan Hari Besar Islam Pondok Pesantren Annuqayah Latee II selesai pukul 23.00 WIB. Seluruh santri PP. Annuqayah Latee II selain peserta Binasaba kembali ke pondok masing-masing terlebih dahulu. Sementara untuk peserta Binasaba tidak dipulangkan karena masih ada sesi maaf-maafan dan salaman dengan seluruh panitia. (Nuril)