Sebanyak lima orang perwakilan dari Yayasan Nurul Iman Ellak Daya Lenteng Sumenep mengadakan kunjungan belajar di Pondok Pesantren Annuqayah Latee (P2AL), Kamis (10/11). Kunjungan tersebut  terfokus pada empat rayon Lokal P2AL, Darul Lughah Al-Arabiyah Wal Fiqh As-Salafi (Dalfis), Lembaga Tahfidhul Quran (LTQ), English Area of Latee (EAL), dan Rayon KH. Ahmad Basyir AS (KBS). Kunjungan ini bertujuan untuk membenahi sistem pendidikan di Pesantren Nurul Iman.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh perwakilan empat lokal tersebut berlangsung di rayon KH. Ahmad Basyir. Ustaz Faishal Khair selaku perwakilan Yayasan Nurul Iman yang juga menjabat sebagai anggota Majelis Pertimbangan Pengurus P2AL menyatakan bahwa kunjungan belajar tersebut juga bertujuan untuk menyambung sanad keilmuan. “Nurul Iman sebenarnya sudah purna, namun untuk pembenahan sekaligus pendiri Pondok Pesantren Nurul Iman adalah alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee. Maka kami belajar pada Latee sebagai penyambung sanad,” jelas beliau pada sambutannya.

Ustaz Lukmanul Hakim selaku Ketua Pengurus sedikit memberi gambaran tetang Lokal yang ada di Pondok Pesantren Annuqayah Latee. “Sejarah  diadakanya Rayon Lokal pertama kali adalah Lokal bahasa Arab (red. Dalfis) pada tahun 2001, lalu pada tahun 2006 Lembaga Tahfidhul Quran (LTQ) berdiri, sedangkan pada tahun 2009 English Area of Latee (EAL) berdiri selanjutnya rayon yang kita tempati kali ini yakni Rayon KH. Ahmad Basyir AS diresmikan pada tahun 2019,” pungkas beliau.

Seletah itu forum diisi dengan sosialisasi program dan kegiatan oleh ketua masing-masing empat rayon Lokal. Banyak hal yang disampaikan oleh ketua empat rayon Lokal tersebut, mulai dari kurikulum, sistem kegiatan belajar-mengajar, pengklasifikasian kelas sesuai kemampuan dan jenjang pendidikan, serta cara memberikan motivasi belajar di masing-masing Lokal.

Kunjungan Belajar: Yayasan Nurul Iman Benahi Sistem Pendidikan dan Nyambung Sanad ke Annuqayah Latee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *