Latee II- Golden Meeting Lembaga Aphrodite English Club (AEC) Pondok Pesantren Annuqayah Latee II berjalan dengan lancar pada Kamis malam (25/11/2021). Acara ini merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh lembaga AEC sebagai event evaluasi semester ganjil dan pementasan bakat para santri yang bergelut dalam bidang bahasa Inggris. Golden Meeting yang dilaksanakan di musala Ar-Rahmah ini dimulai sekitar pukul 21:30 WIB. Memasuki area tersebut penonton disuguhkan dengan konsep dekorasi ruangan yang full batik, juga gambar-gambar unik seukuran pigura yang berbanjar mengelilingi musala. Sementara untuk dekor inti panitia Golden Meeting mengonsep tiga dimensi batu nisan di tengah-tengah pemakaman. Pemilihan dekorasi tersebut dimaksudkan untuk menggambarkan tentang mati suri, sebagaimana diungkapkan oleh Miss. Vina Mahabbatullah.
Miss Qurratul Uyun menyampaikan bahwa dalam mati suri, seseorang yang meninggal kemudian dibangkitkan kembali. Dan biasanya, berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Tema tersebut kemudian dikerucutkan menjadi sebuah judul besar “Inter Fear, Initial Revival” yang bermakna “mengubur ketakutan, awal kebangkitan.” Kostum yang dipakai oleh seluruh member dan chief of Aphrodite English Club pun bertemakan bidadari untuk menggambarkan kebangkitan yang lebih baik.
Setelah pembukaan dengan pembacaan Al-Fatihah bersama, acara dilanjutkan dengan Adition of Quran (Syarhil Quran), Salawat Nabi, Speech Presentation oleh chief Golden Meeting, chief of Aphrodite English Club, dan chief of PP. Annuqayah Latee II (sambutan-sambutan), Chorus (paduan suara), Speeches (pidato), Poem (puisi), Giving Momento (pembagian ranking), Closing (penutup). Setelah master of ceremony menutup acara, saudari Syafiqoh RA pun didapuk sebagai host untuk memandu berbagai penampilan kreasi member Aphrodite English Club. Mulai dari musical drama (drama musikal), advertisement (iklan), melody vocabularies, dan thousand light.
Miss Fina Fifitrotin dalam sambutannya juga menyampaikan harapannya agar penonton bisa mendapatkan pemahaman dan semangat baru untuk menjadi lebih baik. Acara ini berakhir pukul 01:30 WIB, akan tetapi durasi waktu tersebut tidak terasa karena acara berlangsung meriah. “Gak kerasa ya, sudah tengah malam. Acaranya seru, saya sangat suka dan kurang dengan penampilan terakhirnya (thousand light)” ujar Ustazah Sri Sakinah, salah satu penonton, saat acara berakhir. (Nuril)