Latee II- Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Annuqayah Latee II melaksanakan Haflah Nishfu Sanah pada Kamis malam (06/01) di halaman MA 1 Annuqayah Putri. Acara ini diikuti oleh seluruh siswi Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Annuqayah Latee II, mulai dari tingakt I’dadiyah, Awwaliyah, dan Wustha. Selain itu acara ini juga dihadiri oleh Nyai Alif Layyinah, Nyai Nafhah basyir, Nyai Hasnatul Mawaddah, Nyai Ariza Qonita, Nyai Azaimatul Aisiyah, dan Nyai Imas Ulya.
Pada pukul 08:50 WIB saudari Nida Shofia selaku master of ceremony mulai membuka dan membacakan susunan acara berupa Pembukaan, Pembacaan Ayat-Ayat Suci Al-Quran oleh saudari Qorina Fitri Aulia, Salawat Nabi, Sambutan Ketua Panitia, Sambutan sekaligus Mauidzhah Hasanah oleh Kepala Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Annuqayah Latee II, Penobatan Siswi Tauladan Tingkat Awwaliyah dan Wustha Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Annuqayah Latee II, Pembacaan Doa, Pembagian Ranking Kelas dan Ranking Paralel.
“Pengasuh sangat berharap santri bersemangat sekolah diniyah. Bahkan santri lebih baik sekolah diniyah saja daripada sekolah formal tapi tidak sekolah diniyah. Jangan sampai menomor duakan diniyah,” tutur Nyai Nafhah Basyir selaku Kepala Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Annuqayah Latee II dalam sambutannya. Selain itu, pengasuh juga menyinggung tentang pentingnya mengaji Al-Quran yang sudah seharusnya menjadi rutinitas keseharian santri.
Dalam pelaksanaan Haflah Nisfu Sanah Madal II tahun ini seluruh siswi Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Annuqayah Latee II diwajibkan menggunakan seragam almamater Pondok Pesantren Annuqayah Latee II. Hal ini mendapat keluhan dari sebagian besar santri dikarenakan seragam almamater sudah ada di rumah masing-masing, dan tidak ada pengumuman sejak jauh-jauh hari untuk menggunakan seragam almamater secara lengkap.
“Kami kan tidak tahu kalau harus pakai seragam almamater mulai dari kerudung, baju, hingga bros. Kalau kerudung dan bros insyaAllah semuanya ada disini, tapi kalau baju almamater ya sudah ada di rumah masing masing, liburan masih sangat lama kan mbak,” ujar salah satu santri Pondok Pesantren Annuqayah Latee II yang tidak ingin disebutkan namanya ini ketika ditanyakan tanggapannya terkait kewajiban penggunaan seragam almamater saat menghadiri Haflah Nishfu Sanah. (Zayn)