Latee II– Pekan Cendekia Pondok Pesantren Annuqayah Latee II resmi dibuka pada Kamis siang (13/01) pukul 12:30 WIB dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika: Santri Berbudaya dan Berdaya”. Acara ini merupakan salah satu program Departemen Pengembangan Bakat Dan Intelektual Pondok Pesantren Annuqayah Latee II  yang bertujuan untuk mengasah kreativitas dan mentalitas para santri. Selain itu, program ini secara khusus juga bertujuan untuk menemukan bakat-bakat baru para santri di setiap rayon. Sebagaimana yang telah disampaikan Ustazah Aminatul Kamilia dalam sambutannya, bahwa program Pekan Cendekia yang dilaksanakan setiap tahun ini diharapkan dapat mengorbitkan bakat-bakat baru para santri yang berasal dari rayon biasa. Bukan berasal dari para santri anggota aliansi enam lembaga yang memang dibimbing secara intensif untuk mengasah bakat-bakat mereka.

            Acara Pekan Cendekia Pondok Pesantren Annuqayah Latee II ini dikonsep dengan berbagai gebyar lomba selama satu pekan. Mulai dari Lomba Pidato Empat Bahasa, Caraka Cendekia, Shalawat In Poem, Syarhil Quran, Rangking I, Master Of Ceremony, Hikayah, dan sebagainya. Aneka lomba tersebut mayoritas dikhususkan bagi siswa tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Ada 11 rayon yang mengikuti gebyar lomba Pekan Cendekia P2Al II tersebut yakni Rayon Al-Qamary, As-Shafy, Az-Zahra, Al-Faradis, Al-Mahfudzy, As-Shafy B, Az-Zahra B, Ar-Rayan, Al-Munawwaroh, Al-Qudusi, dan Al-Basyir. Ada satu lomba yang secara khusus diperuntukkan untuk seluruh mahasiswi Pondok Pesantren Annuqayah Latee II, yakni Lomba Membuat Berita Pekan Cendekia yang nantinya akan dilaksanakan spontanitas di tempat-tempat yang telah ditentukan. Lomba ini mempersilakan panitia Pekan Cendekia untuk mengikuti lomba dengan syarat masih tercatat sebagai mahasiswi, selain beberapa orang yang telah dikecualikan seperti ketua panitia.

            Acara pembukaan Pekan Cendekia Pondok Pesantren Annuqayah Latee II dilaksanakan di Aula MTs I Annuqayah Putri. Acara ini dihadiri oleh para undangan dan rombongan utusan dari setiap blok. Rombongan tersebut berbaris dan berarakan dari halaman MA I Annuqayah Putri. Menurut Ustazah Nuril Kamiliyah selaku Sei. Acara Pekan Cendekia P2AL II, sebenarnya rombongan utusan setiap rayon diwajibkan untuk berbaris sesuai rayonnya masing-masing di halaman Mts I Putri Annuqayah, akan tetapi hingga jam yang telah ditentukan yakni pukul 13:30 WIB barisan santri masih belum lengkap. Ternyata ketika dilakukan pengecekan oleh panitia Pekan Cendekia, para santri lebih banyak yang menunggu bergerombol di halaman MA I Annuqayah Putri. Menunggu panggilan dari panitia untuk berangkat menuju halaman Mts I Putri Annuqayah.

            Secara garis besar, lomba dan teknis pelaksanaan acara Pekan Cendekia tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Akan tetapi, ada beberapa hal yang menjadi catatan di tahun sebelumnya yang kemudian diperbaiki di Pekan Cendekia tahun ini. Salah satunya adalah penentuan kostum bagi setiap rayon yang berupa kostum adat. Hal ini dimaksudkan agar para santri tidak membuat seragam masing-masing rayon yang dapat memberatkan pada orang tua. Apalagi para santri Pondok Pesantren Annuqayah Latee II memang tidak diperbolehkan membuat seragam selain yang telah dilegalkan seperti seragam pengurus dan enam lembaga.

            Acara pembukaan Pekan Cendekia pada Kamis siang kemarin mendapat sambutan antusias yang sangat tinggi dari para santri hingga Aula Mts I Annuqayah Putri tidak dapat menampung seluruh rombongan rayon. Padahal mereka telah berpanas-panasan menunggu di halaman Mts I Annuqayah Putri sebelum berarakan menuju lokasi acara. Ustazah Sri Sakinah mengaku bersyukur karena antusiasme para santri jauh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari para suporter, peserta lomba, maupun tim sukses dari setiap rayon. Antusiasme meriah para santri dalam acara pembukaan Pekan Cendekia, salah satunya ditengarai karena adanya model yang menjadi utusan dari setiap rayon di acara tersebut. Para model tersebut memakai atribut lengkap sesuai penentuan kostum adat yang telah diberikan panitia dengan membawa bendera atau lambang masing-masing rayon.

            Setelah selesai memakai make up dan kostum, para model tersebut bergabung menjadi satu rombongan untuk memimpin rombongan utusan rayon memasuki lokasi acara. Selain para model utusan rayon, Ustazah Aminatul Kamilia selaku Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee II juga ikut memeriahkan acara dengan turut mengenakan kostum adat khas nusantara. Selain dikonsep dengan berbagai gebyar lomba, Pekan Cendekia kali ini juga dimeriahkan dengan adanya Bazar. Setiap dua rayon berkolaborasi dalam 1 stand Bazar. Secara keseluruhan ada 7 stand bazaar, mulai dari stand makanan hingga stand fotografi. Stand bazar ini berlokasi di halaman bangunan baru Pondok Pesantren Annuqayah Latee II dan posko kunjungan di selatan bangunan PP. Annuqayah Latee II pusat. (Zayn)

Usung tema ke-Bhineka-an, Pembukaan Pekan Cendekia P2AL II Berlangsung Meriah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *