Latee- Sabtu (26/02/22) lalu, Lembaga Tahfid Alquran (LTQ) memulai program Tasmi’ Al-Quran yang kedua kalinya. Agenda yang diikuti lebih dari tiga puluh peserta yang memiliki sedikitnya lima juz hafalan Al-quran ini adalah salah satu alat pengujian kuatnya hafalan para anggota LTQ dalam menghafalkan ayat suci Al-Quran. Ali Akbar Nafis selaku pengurus Divisi Pendidikan di Rayon LTQ menyatakan bahwa program Tasmi’ tersebut telah berlangsung sejak masa kepemimpinan Ustaz Riqqi Ramadhan. “Tujuan dari Tasmi’ sendiri yakni untuk memantapkan hafalan teman-teman anggota LTQ agar mereka kuat dalam membaca Al-Quran yang banyak dalam sekali duduk, membaca bil ghaib. Ada qori’ yang membaca hafalanya dan dua orang yang mengoreksi.” Nafis menambahkan bahwa acara tersebut adalah salah satu ujian untuk naik kelas di rayon LTQ. “ Rayon LTQ sendiri terdapat pemisahan kelas yakni kelas jus satu sampai lima, kelas jus enam sampai sepuluh dan seterusnya, untuk naik kelas maka salah satu syaratnya ialah dengan mengikuti Tasmi’.

            Muhamamad Yafik yang merupakan salah satu peserta Tasmi’ mengatakan bahwa ia sangat senang bisa berpartisipasi dalam acara yang berakhir pada kamis 3 maret 2022 tersebut. “Adanya Tasmi’ ini selain membuat saya bisa me-nakrir hafalan yang saya miliki, juga sebagai ujian mental. Ada tiga panggung dalam acara ini, panggung pertama di posko kunjungan yang dikhususkan kepada teman-teman yang hafalannya banyak dan lancar, panggung dua ada di depan rayon Darul Lughah (Dalfis) dan panggung tiga ada di ruangan LTQ sendiri.” Tukasnya.

 Santri Asal Ganding ini juga mengatakan bahwa acara tersebut berlangsung dari pagi pukul 07:00 WIB sampai dengan 21.00 WIB dengan diselingi beberapa kali waktu istirahat. “karena berlangsungnya Tasmi’ ini berbenturan dengan jam sekolah formal, maka LTQ mengajukan permohonan izin kepada sekolah masing-masing anggota.” Ujarnya. Selain untuk menambah kekuatan hafalan, acara tersebut diakui juga menambah intensitas waktu mengaji setiap peserta Tasmi’. “Teman-teman secara tidak langsung akan menambah jam untuk membaca Al-Quran dengan mengingat kembali hafalannya untuk persiapan membaca tanpa melihat teks, saya sangat senang sekaligus agak takut.” Ujar Faizal Amrullah sebagai salah satu peserta Tasmi’. Acara tersebut mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak. (Alif AS.)

Tasmi’ Alquran untuk Memperkuat Hafalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *