Latee-Harlah Nahdlatul Ulama yang jatuh pada 16 Rajab 1344 H yang bertepatan dengan 17 Februari 2022 M. dirayakan dengan istighasah bersama di Musala Pondok Pesantren Annuqayah Latee. Acara yang dilaksanakan oleh Korps Kader Penggerak Nahdlatul Ulama PP. Annuqayah Latee ini dihadiri oleh para undangan masyarakat sekitar, donatur, beserta para pengurus NU. “Hanya ada beberapa masyarakat yang hadir dan beberapa donatur yang sengaja kami undang, selain itu pastinya dari pengurus NU dan seluruh santri (Latee. Red). Para Banser juga pasukan anak-anak Latee yang kebetulan ikut Diklatsar kemarin. Jadi, kami semua ingin berkhidmat pada NU”. Ujar Zainurrahman selaku panitia acara tersebut.

            Acara dibuka oleh KH. Moh. Syafi’ie Anshari dilanjutkan dengan Istighasah sekaligus Tahlil dipimpin oleh KH. Moh. Khalilullah tersebut berjalan sesuai rencana panitia. “Acara dibuka oleh Kiai Syafi’e Anshori, Kiai Kholilullah memimpin Tahlil dan Istighasah, sedangkan Kiai Nailur Ridha adalah pembaca doa. Ada Juga Kiai Widadur Rahim dan beberapa Masyarakat.” Tukas Romli Qomaruz Zaman yang pada itu menjadi MC acara tahunan umat Nahdiyin tersebut.

            Kiai M. Hazmi Basyir yang memberikan sambutan pada acara itu mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi. “Pertama, saya menyampaikan salam dari Ketua Pengasuh Kiai A’la Basyir yang tidak bisa hadir karena beliau ada di Surabaya dan dari Dewan Pengasuh Kiai M. Ainul Yaqin yang punya acara yang jadwalnya lebih awal, atas nama Pengasuh dan Dewan Pengasuh mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berpatisipasi dalam kelancaran acara pada malam hari ini.” Dawuh beliau.

            Widadul Mahfud sebagai salah satu santri yang mengikuti acara tersebut sangat antusias dan sangat bangga menjadi santri NU. “Acara ini adalah acara rutin di sini (Latee. Red).  Saya sangat senang dan ingin berkhidmat kepada NU dan bangsa karena NU telah membawa kita pada perdamaian bagi bangsa. Saya bangga dan siap membela NU sampai darah titik penghabisan.” Ujar santri asal Gapura sambil mengepalkan tangannya. (Alif N.)

Peringatan Hari Lahir ke-99 Nahdlatul Ulama PPA. Latee Berjalan dengan Khidmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *