Latee II Putri_Madrasah Diniyah Annuqayah Latee II (MADAL II) Rabu (05/02/20) menggelar Haflah Nisfu Sanah setelah sempat tertunda pada Januari lalu, karena beberapa hambatan.
Ustazah Siti Rummanah menyebutkan bahwa kendala yang paling signifikan adalah nilai yang tidak terkumpul, meski sudah memberi tenggat waktu, akan tetapi tidak semua ustaz-ustazah tepat waktu menyetorkan nilai.
“Apalagi kami (pengurus Madal II) sungkan untuk minta nilai ke para Kiai dan Nyai, jadi kami putuskan untuk menunggu saja,” tutur ketua Madal II itu.
Tujuan acara tersebut untuk mengevaluasi belajar santri, sejauh mana mereka memahami materi keagamaan, karena melihat kondisi santri yang sepertinya mulai mengenyampingkan ilmu agama.
“Saya berharap santri tetap semangat belajar ilmu agama, seperti yang diinginkan oleh KH. Ahmad Basyir Abdullah Sajjad,” ungkap Ny. Hj. Nafhah Basyir selaku kepala Madal II, saat memberi sambutan.
Selain itu, beliau juga menyampaikan agar santri tidak menjadikan diniyah sebagai formalitas semata. Akan tetapi, perlu diperhatikan dengan lebih seksama. Sehingga, santri mampu mempraktikkan ilmu agama dengan baik.
“Perihatin sekali melihat santri yang kurang fasih dalam ilmu agamanya. Mungkin perlu disadari betapa penting ilmu agama (Diniyah), ” tambahnya.
Ustazah Fitriyah ketua Haflah Nisfu Sanah memaparkan jika mengharap adanya acara ini dapat membuat santri lebih giat untuk belajar.
“Semoga kita semua dapat memanfaatkan ilmu agama tetap dijalur yang benar yaitu mengharap keridaan Allah,” tutup Fitriyah. (fn/d)