Latee Putra-Member Orientation Phase (MOP) yang merupakan masa pengenalan bagi member baru di English Area of Latee (EAL) terlaksana sejak kamis kemarin (01/09) di rayon EAL. Kegiatan setiap semester ini merupakan agenda wajib bagi para member yang sudah dinyatakan lulus tes seleksi sebagai bekal dalam menempuh pembelajaran selanjutnya di EAL. “Tujuan diadakanya acara ini adalah selain memberikan bekal sejarah berdirinya EAL yang penuh perjuangan, pembangunan mental juga merupakan program yang harus ada untuk menciptkan mental anggota EAL yang bagus. Harapannya adalah agar member bagus dari segi intelektual mental tidak demam panggung saat dipanggil.” Ujar Mr. Ainol Yaqin selaku ketua panitia pada acara itu.

            Tutor EAL generasi ke-16 ini juga menyebutkan bahwa pendidikan mental yang keras menentukan kesuksesan di masa depan setiap member. “Kalau member sudah terbiasa keras mengalami didikan mental maka kedepannya akan terbiasa bermental baja. Jika mentalnya sudah kuat maka untuk tampil di depan umum dan memberanikan diri berbahasa Inggris dimanapun akan menjadi hal biasa. Keberhasilan dalam belajar tidak luput dari peran mental,” tuturnya.

            Muadibunnassyukur selaku sekretaris pada kegiatan MOP juga mengatakan bahwa acara tersebut diselenggarakan dengan konsep penyajian secara berkala terhadap member tentang ke-NU-an, togetherness, dan sejarah berdirinya EAL. “Manual acara pada program ini sengaja disamakan dengan Pelatihan Kader Dasar NU (PKP NU), pada generasi ke 27 ini, terdapat perbedaan sebenarnya pada konsep acara. Dulu sebelum generasi ke-20 acara tidak seperti sekarang. Namun atas berdasar pertimbangan saat itu (MOP generasi 20. Red.) konsep acara berubah.” Tukasnya.

            Mr. Ainol Yaqin menambahkan bahwa terdapat 14 peserta yang ikut masa orientasi tersebut, “seharusnya ada 16 peserta yang harus mengikuti MOP sekarang, namun karena alasan seperti sakit dan lainnya yang bisa dibenarkan, maka peserta yang dapat ikut hanya berjumlah 14 orang dan bagi yang tidak ikut MOP saat ini semester depan harus ikut dong,” pungkasnya.

            Salah satu peserta MOP yang tidak mau sisebutkan namanya mengaku terdapat hal-hal yang menyenangkan dalam mengikuti program itu. “Rambut keren saya sudah habis akibat dibabat oleh Mr. Nonong (sebutan Akrab Mr. Ainul Yaqin). Sangat berkesan sekali tentunya, karena baru kali ini saya dibentak-bentak sekeras itu dengan alasan yang tidak jelas (sambil tertawa). Mungkin dengan acara ini kami, para member mendapat barokah dari NU sebagai pelajar bahasa Inggris. Bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional juga merupakan ilmu Allah yang harus dipelajari untuk menaklukan dunia,” tukasnya. Acar tersebut berlangsung khidmat hingga penutupan. (Alif. As)

Member Orientation Phase (MOP) untuk Membangun Generasi EAL Pemberani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *