Laporan Kegiatan Akhir Periode (LAP), Sekaligus Pemilihan Bakal Calon Ketua

Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee masa khidmah 2026-2028.

Latee Putra — Sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah kepengurusan selama satu periode, maka panitia khusus (Pansus) menyelenggarakan Laporan kegiatan Akhir Periode (LAP) masa khidmah 2024–2026. Pada Jumat (15/05/2026) yang bertempat di Musala Pondok Pesantren Annuqayah Latee. Dengan dihadiri sekitar 128 orang yang terdiri dari Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Majelis Pertimbangan Pengurus (MPP), serta seluruh pengurus dari tingkat harian, departemen dan juga rayon.

Acara ini menjadi momen penting yang menandai akhir kepengurusan sekaligus sebagai refleksi atas pencapaian dan perjalanan kepengurusan selama satu periode ini. Sebagaimana disampaikan oleh Ustaz Ahmad Rofiq selaku Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee bahwa “Laporan kegiatan akhir periode ini di dalamnya kami menyampaikan status terlaksananya atau tidaknya suatu program kerja di masing-masing tingkatan kepengurusan yang di dalamnya tercantum analisis faktor pendukung dan faktor penghambat serta perbandingan pencapaian di tahun 2024/2025 M. dan di tahun 2025/2026 M. “

“Menjadi bagian dari santri yang mendapat tugas tambahan merupakan suatu anugerah di satu sisi dan tantangan di sisi yang lain, anugerah yang di maksud adalah kami mengaktualisasi diri dalam pengembangan leadership dan keorganisasian. Dan menjadi tantangan di sisi yang lain, karena berdasarkan data statistik santri bulan April 2026 jumlah santri Pondok Pesantren Annuqayah Latee adalah 1.172 santri. Ungkap Ustaz Ahmad Rofiq. “

K.H. Abd. A’la Basyir dalam sambutannya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pengurus, mulai dari ketua sampai rayon atas pengabdiannya kepada Allah  melalui pondok pesantren Annuqayah daerah Latee, mudah-mudahan menjadi amal yang barakah.

Selain itu beliau mengutip sabda Nabi saw. “sayyid al-qaum khãdimuhum presiden adalah pelayan rakyat Indonesia, gubernur adalah pelayan  rakyat Indonesia, bupati Sumenep adalah pelayan masyarakat Sumenep, pengurus adalah pelayan Pondok Pesantren, santri dan semuanya. Maka yang terpilih jangan merasa sombong dan yang tidak terpilih jangan merasa kecewa, jadi tolong tanamkan bahwa saya adalah khadim, makanya para kiai itu khãdimul ma’had, wong kiainya saja mengaku khãdim apalagi pengurusnya. “

Selain menyelenggarakan Laporan Akhir Periode, acara ini diisi dengan pemilihan bakal calon ketua pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee masa khidmah 2026-2028. Adapun nama-nama yang diusung oleh Pansus untuk dijadikan bakal calon ketua pengurus di antaranya; Ustaz Moh. Roif, Ustaz Nur Mahmudi, Ustaz Masturi, Ustaz Abd. Khaliq, Ustaz Nur Kholis Majid, Ustaz Bustanul Arifin, Ustaz Abd. Ra’uf, Ustaz Ahmad Fahri Abidi dan Ustaz Moh. Ali. Namun hasil akhir dalam penghitungan suara ada tiga nama yang berhasil memperoleh suara terbanyak di antaranya; Ustaz Moh Roif dengan jumlah 53 suara, Ustaz Nur Mahmudi dengan jumlah 24 suara dan Ustaz Masturi dengan jumlah 24 suara. Setelah pemilihan bakal calon ketua selesai, pansus menyampaikan bahwa nama-nama yang mempunyai hak suara terbanyak akan dihaturkan kepada pengasuh untuk diistikharahkan dan dipilih sebagai Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee masa khidmah 2026-2028. (A_Fiqkyy)

Musyawarah Besar (Mubes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *