Latee II_Optimisme New Normal di tengah wabah covid-19 dicanangkan oleh Pondok Pesantren Annuqayah khususnya daerah Latee pasca libur Ramadan yang berdurasi sekitar dua bulan sejak Maret sampai Juni dan atau hingga Juli 2020.
07 Juni 2020 dijadwalkan sebagai hari kembali ke pondok khusus pengurus daerah Latee, baik Latee putra, Latee I putri, dan Latee II putri.
“Meski agak berat, tapi untuk Latee II tetap semangat,” tutur Hasanah salah satu Pengurus PPA. Latee II.
Adapun hari kembali santri terbagi menjadi tiga sesi, tanggal 10 Juni untuk mahasiswa, 11 Juni untuk mahasiswi, sedangkan untuk siswa masih bulan depan (01/Juli-03 Juli).
Pengurus Latee II mengadakan rapat pada 8 Juni untuk membicarakan regulasi kembali ke pondok yang berbeda dari sebelum-sebelumnya.
“Mungkin regulasi kembali ke pondok ini akan lebih rumit, karena dari 12 kompleks daerah putri ada 8 kompleks yang pintu masuknya sama yaitu portal MTs. Putri,” ungkap Ita Izzahrah, Ketua Pengurus Latee II.
Ada beberapa ketentuan kembali ke pondok yang disesuaikan dengan protokol Satgas Covid-19 PP. Annuqayah, mulai batas akhir keberadaan santri di pondok yang awalnya pukul 04:00 WIB menjadi pukul 03:00 WIB, Wali santri yang tidak diperkenankan masuk ke daerah pesantren kecuali tamu pengasuh, dan masih banyak lainnya.
“Protokol ini dibuat oleh pihak Satgas Covid-19 PPA, untuk mewaspadai covid sehingga santri bisa aman menjalankan rutinitas di pondok,” tutur Ita meneruskan dawuh K. Husnan, Wakil Ketua Satgas.
Tidak berhenti di situ saja, pengurus Latee II juga menyiapkan galon untuk mencuci tangan sebelum sowan ke Pengasuh, bersih-bersih halaman pondok, dan menyiapkan sumbangan masker dari salah satu wali santri untuk menyambut kedatangan santri. (i/n)