Latee Putra – Unit Usaha Latee lebarkan sayap dalam bidang ekonomi. Jumat (6/3) unit usaha baru yang bernama A Latee Pasra resmi beroperasi. Sesuai nama, Pasra (Pangkas Rambut), unit usaha ini menyediakan layanan pangkas rambut untuk santri maupun non-santri.
Mulanya, nama yang diusulkan adalah A Latee Paras (Pangkas Rambut Santri). Namun karena khawatir pelanggan yang bukan santri aktif PP. Annuqayah Latee kecewa karena tak bisa cukur, maka dicetuskan nama A Latee Pasra sebagai alternatif.
“Kan kasihan, sudah punya niatan mau cukur, eh, barbershop-nya khusus buat santri. PHP itu sakit lho!” Gurau Ainul Yaqin Huda, manajer A Latee Pasra.
Jam buka A Latee Pasra sejak pukul 07:30 WIB sampai azan Zuhur dan pukul 13:00 WIB hingga azan Asar setiap hari. Sedangkan tarif ideal dipatok Rp 5.000,-.
Prinsip yang dijalankan unit usaha ini adalah rapi, elegan, dan sedap dipandang. Begitulah harapan wali santri supaya rambut putranya rapi ala santri. Hal ini kemudian menginisiasi didirikannya jasa pangkas rambut di lingkungan PP. Annuqayah Latee.
Sebagaimana unit usaha yang lain, A Latee Pasra berada dibawah kendali Wakil Bendahara II yang mengatur pengembangan kas pesantren. Setelah diresmikannya A Latee Pasra, total ada 6 unit usaha yang menyokong keuangan pesantren, yaitu A Latee Store, A Latee Printing, A Latee Canteen, A Latee Warna, A Latee Dot Com, dan A Latee Pasra.
“A Latee Pasra diharapkan bisa menyokong keuangan pesantren, sehingga program serta pembangunan yang dilakukan pesantren bisa terus berjalan,” tukas Junaidi, bendahara III PP. Annuqayah Latee.