Latee I Putri – Cafe Latte 52 telah mencapai usia setengah dasawarsa. Lembaga kepenulisan yang berada di pondok pesantren Annuqayah Latee 1 ini baru saja merayakan hari lahirnya pada Rabu (26/02) lalu. Perayaan tersebut dikemas dengan workshop kesusastraan bersama Asy’ari Khotib, salah seorang penulis senior Annuqayah.

Suasana perayaan hari jadi sarat akan nuansa romantis. Selain karena desain ruangan yang dibuat mirip kafe, tema yang diangkat juga membangkitkan suasana penuh cinta yakni “Sastra Santri ; Etika dalam Mencinta”. Antusias peserta workshop tidak surut hingga akhir acara, sorak-sorai terdengar setiap kali pemateri menyampaikan kata-kata cintanya.

Mahalliyatul Hasanah, salah seorang santri Latee 1 mengaku senang mendapat kesempatan untuk menghadiri acara tersebut, “Disini saya mendapat kesimpulan, karya yang menarik lahir dari perkawinan antara cinta dan sastra,” ungkapnya.

Lain dari pada itu, Lailatul Qomariyah, ketua pengurus pondok pesantren Annuqayah Latee 1 yang sekaligus member Cafe Latte 52 mengungkapkan kebahagiaan sekaligus kebanggaannya kepada member Cafe Latte 52 karena sekalipun tanpa didampingi, seluruh program tetap dijalankan dengan baik. Sebelum pemotongan tumpeng, santri yang akrab disapa Ella ini juga menyampaikan beberapa harapannya, “Semoga malam ini menjadi malam yang terus mengokohkan semangat kalian dalam menulis,” tuturnya. [Zik/nun]

Cafe Latte 52 Rayakan Hari Jadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *