Acara Haflah Nishfus Sanah (HNS) yang biasa digelar sebagai ujian hafalan Al-Quran bagi santri Lembaga Tahfidhul Quran (LTQ) setiap empat bulan sekali dikemas dalam acara perayaan maulid Nabi Muhammad di masjid Latee pada senin (3/10) malam. Ali Akbar Nafis selaku panitia pada acara tersebut mengatakan bahwa agenda tersebut memang dimaksudkan untuk perayaan nabi yang lahir pada bulan Rabiulawal. “Karena ujian Nisfusanah dekat dengan program ujian Tasmi’ maka acara ini dikemas dengan acara pemberian penghargaan bagi santri teladan sekaligus karena momennya sudah mendekati maulid Nabi, kami juga merayakan maulid. Kami hanya mengundang beberapa Pengurus Harian dan sebagian alumni LTQ.”

Ustaz Sholeh selaku koordinator Lokal LTQ menyebutkan dengan adanya acara ini santri lebih semangat lagi dalam menghafalkan Al-Quran dan cinta terhadap Rasulullah SAW. “Acara ini diharapkan memberikan suntikan semangat santri LTQ dalam menghafal dan mengaktualisasikan Al-Quran karena menghafalkannya tidaklah mudah, harus ada perjuangan dengan terus diingat kembali agar hafalan tidak hilang,” pungkasnya. Ustaz Lukmanul Hakim sebagai Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee memberikan selamat atas terselenggaranya acara tersebut. “Alhammdulillah kita bisa bermujalasah dengan para asatiz dalam rangka memperingati Maulid Nabi dan Haflah Nishfu Sanah, ini merupakan sebuah cara untuk menghilangkan kesombongan, karena memang mujalasatul ulama’ adalah obat dalam menghilangkan kesombongan, ini para asatiz-nya adalah ulama semua. Dengan diraihnya teladan tadi jangan terlalu berbangga diri tetapi teruslah berusaha mempertahankan,” dawuh beliau. Beliau menambahkan bahwa mulid nabi adalah sebuah acara mulia yang cocok digandengakan dengan acara apapun seperti Haflah Nishfu Sanah seperti malam hari itu.

Moh. Izul Muttaqin yang merupakan santri LTQ sangat antusias dengan adanya acara tersebut. “Acara maulid Nabi sekalisgus Haflah Nishfu Sanah setidaknya memberikan dua manfaat bagi kita, karena selain memompa semangat menghafal Al-Quran, pemberian teladan juga membuat kebanggaan personal bagi peraihnya sehingga ia akan lebih bangga menjadi penghafal Al-Quran,” pungkasnya.

Gelar Haflah Nishfus Sanah, Ketua Lembaga Tahfidhul Quran Ajak Santri Tetap Semangat Menghafal Al-Quran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *