Latee II– Great Show Forum Lingkar Pena Pondok Pesantren Annuqayah Latee II digelar dengan meriah pada Kamis malam (02/12). Dengan konsep tata ruang hitam putih, tema “Mindset” yang diangkat pada Great Show Ke-13 kali ini seolah membuat garis batas yang kontras. Tepat pukul 20:45 WIB seluruh penonton baik dari santri secara umum yang telah mendapatkan tiket, ataupun undangan mulai disilakan memasuki Musala Ar-Rahmah yang gelap gulita karena tidak ada pencahayaan sedikitpun. Hal ini sebenarnya membuat kebingungan penonton yang harus berjalan dalam gelap. Akan tetapi, menurut saudari Syarifah selaku koordinator Sei. Acara Great Show ke-13 Lembaga FLP Ranting sumenep P2AL II, pemadaman seluruh lampu di Musala Ar-Rahmah ini memang disengaja, karena penampilan Latar memang akan dilakukan dalam gelap di tengah-tengah penonton dengan sorotan cahaya.
Ketika penampilan latar selesai dan seluruh lampu dihidupkan, penonton pun disajikan dengan dekorasi garis vertikal hitam putih diseluruh dinding musala. Jendela-jendela juga tertutup meski tidak terlalu rapat sehingga mempermudah sirkulasi udara, dan disetiap jendela dipajang pula lukisan-lukisan estetik dengan tema Mindset atau Pola Pikir. Dekorasi inti di panggung juga bernuansa hitam putih dengan gambar pola otak tiga dimensi yang hampir memenuhi setengah dekorasi. Menurut saudari Cholidatul Maghfiroh selaku koordinator Sei. Dekorasi, konsep tata ruang hitam putih sengaja dipilih untuk menggambarkan Mindset yang secara garis besar terbagi menjadi dua bagian, yakni Mindset tetap dan tumbuh. Dua bagian tersebut sangat bertolak belakang dan dapat menghasilkan pemikiran yang jauh berbeda pula. Maka warna hitam dan putih yang kontras ini dianggap dapat mewakili jarak pemisah antara mindset tetap dan tumbuh.
Pada Great Show kali ini Saudari Ulfatul Jannah didapuk sebagai pembawa acara untuk memandu jalannya acara inti. Mulai dari pembukaan dengan pembacaan Al-Fatihah bersama, Syarhil Quran, Shalawat Nabi, Sambutan Ketua Panitia Great Show, Sambutan Ketua Lembaga Forum Lingkar Pena Ranting Sumenep P2AL II, Sambutan Ketua Pengurus PP. Annuqayah Latee II, dan Pidato. Syarhil Quran dibawakan oleh saudari Rifa Ayomi sebagai pensyarah, saudari Devi Kurniawati sebagai Qariah, dan saudari Reeva Angela Rozana sebagai sari Tilawah. Pidato Bahasa Indonesia dibawakan oleh saudari Jannatul Firdausiyah. Selain sebagai ajang penampilan kreativitas anggota Forum Lingkar Pena Ranting Sumenep PP. Annuqayah Latee II, acara ini juga merupakan pembagian hasil evaluasi semester ganjil. Pengumuman para pemenang dan anggota terbaik semester ganjil dilakukan setelah penampilan pidato.
“Kami mengucapkan selamat untuk para anggota terbaik dan para pemenang lomba. Bagi yang belum menang kali ini, jangan berkecil hati dan teruslah berproses. Sebagaimana tema yang kita angkat kali ini yakni Mindset. Maka akan bagaimana diri kita, dan tindakan apa yang dilakukan, merupakan hasil dari pemikiran-pemikiran yang dibentuk oleh pola pikir diri sendiri. Jadi berhentilah menyalahkan diri sendiri untuk hasil yang kita dapatkan, karena hasil akhir bukanlah akhir dari segalanya asalkan kita kembali mencoba. Margareta Thutcer, salah satu perdana menteri perempuan pertama Inggris Raya pernah mengatakan bahwa apa yang kita pikirkan adalah apa yang kita katakan, apa yang kita katakan adalah apa yang kita lakukan, apa yang kita lakukan akan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan tersebut adalah takdir akhir kita. Maka mari budayakan berfikir jernih dan logis dengan mengembangkan mindset tetap, tanpa mengesampingkan mindset tumbuh,” ujar Ustazah Nuril Kamiliyah selaku ketua Lembaga Forum Lingkar Pena Ranting Sumenep P2ALII dalam sambutannya.
Ustazah Aminatul Kamilia dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada para pengurus Forum Lingkar Pena Ranting Sumenep PP. Annuqayah Latee II, karena telah menemani dan membimbing santri PP. Annuqayah Latee II mendalami literasi. Setelah acara inti, saudari Firosal Jamilah menggantikan pembawa acara untuk memandu jalannya berbagai penampilan menarik dari anggota Forum Lingkar Pena Ranting Sumenep P2AL II. Mulai dari penampilan Pantomim, Stand up Comedy, Teater Bayangan, dan Drama. Penonton pun dibuat tertawa terpingkal-pingkal karena aksi pantomim yang kemudian dilanjutkan dengan Stand Up Comedy. Namun, kemudian hening karena terharu ketika penampilan Teater Bayang dengan tajuk “Asa” dan drama yang berjudul “Fokus.” Saudari Khalifatul Hasanah selaku Ketua Panitia Great Show Ke-13 mengaku lega karena acara dapat berjalan dengan lancar meski ada beberapa kendala kecil seperti pergantian penampilan yang beberapa kali molor disebabkan hujan. (Zayn Avesta)